Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2009

10 Tips Mencegah dan Menyembuhkan Virus

1. Update Sistem Operasi

Bukan rahasia, Microsoft Windows merupakan system operasi yang paling banyak dijangkiti virus. Ini bukan berarti Windows lebih jelek dari pada sistem operasi yang lain, tapi semata-mata karena Windows merupakan sistem operasi yang paling banyak dipergunakan orang. Bagi pembuat virus, ini sasaran empuk, karena tidak susah mencari target.

Microsoft belakangan semakin memperhatikan masalah ini. Terbukti dengan komitmen Microsoft untuk terus menambahkan fitur-fitur security sebagai patch atau upgrade versi. Tapi otomatis ini tidak akan menyelesaikan masalah bila anda tidak menginstall patch tersebut. Kalau anda terhubung ke Internet, anda bisa mengaktifkan fitur Live Update yang otomatis akan mengupdate sistem operasi anda secara berkala.

Bila anda tidak punya koneksi Internet, anda bisa mendapatkan kumpulan update/patch dari Microsoft yang biasanya disebut sebagai Service Pack. Kalau anda menggunakan Windows XP, sangat disarankan anda menginstall Service Pack yang kedua (Windows XP SP-2). Di dalamnya banyak sekali fitur security yang ditambahkan. Di antaranya firewall dan popup blocker untuk Internet Explorer.

Firefox Eats IE
2. Disiplin Saat Browsing Internet

Kalau anda sering connect ke Internet, sebaiknya jangan gunakan IE (Internet Explorer) versi 6 dan sebelumnya. Gunakan Mozilla Firefox atau Opera. Kalau terpaksa pakai IE, pakai versi 7. IE 6 dan sebelumnya dikenal memiliki banyak lobang dan celah keamanan. Microsoft termasuk cukup lambat dalam mengupdate browsernya, karena itu celah keamanan sering dibiarkan terbuka terlalu lama tanpa ditambal. Selain itu seperti alasan yang dikemukakan sebelumnya, karena IE merupakan browser yang paling banyak dipergunakan, para hacker juga suka bereksperimen dengan IE.

Hindari pula berkunjung ke situs-situs underground yang menawarkan barang bajakan atau pornografi. Situs-situs semacam itu banyak menyertakan virus dan spyware secara terselubung bersama program-program yang mereka berikan.

Jangan sembarangan download apalagi install program dari sumber yang tidak jelas. Bila anda butuh suatu program dan anda menemukannya di Internet, namun pembuatnya tidak cukup terkenal atau bonafide, konsultasikan dulu dengan teman anda yang lebih mengerti apakah program tersebut cukup aman untuk dipergunakan. Termasuk jangan suka install toolbar untuk IE, screen saver, dan program-program tidak jelas lainnya kalau anda tidak paham konsekuensinya.

Firewall
3. Aktifkan Firewall di Jaringan

Kalau komputer anda terkoneksi di jaringan (LAN di kantor atau Internet), selalu hidupkan firewall. Windows XP SP-2 sudah menyertakan firewall yang biarpun fungsinya minimal tapi lebih baik daripada tidak sama sekali. Firewall akan menghalangi akses-akses yang tidak terotorasi oleh pihak lain. Firewall biasanya cukup ampuh untuk menangkal worm dan trojan.

Thunderbird
4. Hati-Hati Membuka Email

Email yang kita terima bukan hanya email yang kita harapkan, tapi bisa juga berupa spam atau junk mail. Biasanya email tersebut berisi iklan penawaran produk tertentu atau link ke situs-situs tertentu. Tapi tidak jarang pula email tersebut disertai satu attachment yang berisi satu aplikasi yang bila anda jalankan akan menjangkiti komputer anda dengan virus.

Pastikan attachment yang anda buka memang anda harapkan. Artinya anda memang menunggu kiriman sesuatu dari orang yang sudah anda kenal. Sekalipun pengirimnya sudah anda kenal, kalau ada attachment yang tidak anda minta, pastikan dulu ke pengirimnya apa isi attachment tersebut. Karena tidak jarang orang melakukan spoofing, menggunakan nama teman anda untuk mengirimkan virus.

Flashdisk
5. Hati-Hati Saat Membuka Storage Orang Lain

Saat anda membuka storage orang lain, entah yang removable (CD, DVD, Flashdisk, Disket, dan lain sebagainya) atau yang fixed (network share atau website), berhati-hatilah. Bukan tidak mungkin anda menemukan harta karun berupa file yang sudah terjangkiti virus. Sebisa mungkin jangan berbagi storage. Berbagi storage = joinan kuman.

AVG Antivirus
6. Pasang AntiVirus dan Anti Spyware Bila Perlu

Sebenarnya jika anda sudah mengikuti lima tip di atas, anda tidak memerlukan lagi software antivirus atau anti spyware. Tapi bila anda terpaksa (karena pekerjaan atau hobi) harus membuka situs-situs underground, terima email-email gak jelas, atau sharing storage dengan orang lain, sebaiknya anda beri proteksi tambahan pada komputer anda berupa program antivirus atau anti spyware.

Program-program ini biasanya memang bikin komputer jalan lebih lambat karena sifatnya yang TSR (Terminate & Stay Resident). Artinya begitu program ini dijalankan, dia akan tinggal terus di komputer anda untuk memonitor aktivitas anda. Setiap anda membuka, mengubah, atau meng-copy file, antivirus akan melakukan checking apakah aktivitas itu legal (memang anda yang melakukan atau virus yang melakukan). Program juga biasanya akan mengecek database internal nya untuk melihat adakah gejala-gejala komputer terinfeksi virus.

Kalau tidak mau komputer jadi lambat karena antivirus, coba gunakan antivirus AVG. Antivirus ini lebih enteng (tidak memakan terlalu banyak sumber daya komputer) dibanding anti virus lain yang lebih populer macam Norton Anti Virus, McAfee, Kaspersky, dan Bit Defender. Dan ada versi gratisnya loh. Jangan lupa, gunakan satu saja program antivirus di komputer anda. Lebih dari satu biasanya lebih merepotkan dan banyak konflik.

Untuk anti spyware anda bisa gunakan LavaSoft Ad-Aware dan Spybot Search & Destroy. Gunakan keduanya kalau perlu. Aplikasi anti spyware biasanya hanya dijalankan on-demand (saat diperlukan), bukan model TSR seperti antivirus. Jalankan anti spyware anda secara berkala untuk menghilangkan "mata-mata" dari komputer anda.

Bagaimana Kalau Sudah Terinfeksi

Keenam tips di atas adalah pencegahan. Bila diikuti, mestinya anda sudah bisa menggunakan komputer anda dengan aman dan nyaman tanpa takut dihinggapi virus-virus pengganggu. Tapi kalau anda belum melakukan pencegahan tapi komputer anda sudah kebobolan bagaimana penyembuhannya? Kalau sudah kebobolan, biasanya anda sudah tidak bisa menginstall antivirus untuk menyembuhkannya karena virus sudah cukup cerdik untuk menghalangi anda menginstall software antivirus.

Computer Technician
7. Minta Tolong Orang Lain

Langkah ini paling gampang, namun butuh biaya tambahan-bila anda minta bantuan profesional seperti teknisi komputer. Tapi juga agak beresiko. Bukan tidak mungkin foto-foto atau dokumen pribadi anda disebarkan di Internet oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Jadi kalau anda tidak punya teman yang bisa dipercaya, lebih baik anda belajar sendiri "menyembuhkan" komputer anda. Simak langkah-langkah berikut untuk melakukannya.

Eraser
8. Pembersihan Manual

Kalau anda tahu jenis virus yang menjangkiti komputer anda, anda bisa mencari informasi lebih lanjut tentang virus itu dengan bantuan Google. Situs-situs penyedia software anti virus biasanya juga menyediakan program-program kecil untuk membersihkan virus tertentu yang populer. Anda bisa mendownload program tersebut (biasanya gratis) dan membersihkan virus di komputer anda.

Sayangnya, biasanya virus tidak bekerja sendiri, begitu menginfeksi, dia juga membuka pintu (Trojan) untuk virus-virus yang lain agar masuk. Jadi anda bisa repot atau menghabiskan banyak waktu untuk membersihkan semua virus. Supaya praktis, anda bisa baca tips ke-sembilan.

Broom
9. Format dan Install Ulang Windows

Cara ini cukup efektif. Dengan format, anda menghapus semua isi harddisk anda, termasuk virus. Setelah format, anda harus menginstalasikan kembali semua program yang akan anda pergunakan, termasuk sistem operasi satu per satu.

Tapi hati-hatilah kalau harddisk anda dipartisi. Kalau yang anda format adalah drive C, sedangkan virus juga berdiam di drive D, setelah anda install Windows, saat anda akses drive D, Windows anda akan terjangkiti lagi. Formatlah semua drive yang ada untuk memastikan komputer anda bersih dari virus. Tentunya selamatkan dulu data anda sebelum melakukannya. Copykan ke flashdisk atau media lain.

Setelah anda install ulang komputer anda, segera pasang anti virus, lalu lakukan scanning ke flashdisk tempat anda menyimpan data tadi. Setelah bersih dari virus, baru copykan lagi data tadi ke komputer anda.

Sebagai tambahan catatan, melakukan. Beberapa orang mengatakan bahwa format bisa mengurangi umur harddisk atau komputer anda. Itu hanya mitos. Anda bisa memformat harddisk anda ribuan kali, harddisk anda tidak akan lebih cepat rusak dibandingkan menulis file ribuan kali juga.

10. Gunakan Sistem Operasi Alternatif

Bila anda tidak terikat dengan Windows-entah karena pekerjaan atau memang tidak bisa lepas dari Windows-anda bisa mencoba menggunakan sistem operasi lain. Kalau kegiatan anda dengan komputer hanya sebatas browsing Internet, email, membuat dokumen-dokumen Office dan presentasi, bekerja dengan spreadsheet, dan pekerjaan-pekerjaan umum lainnya, sebenarnya anda tidak perlu terikat dengan Microsoft Windows. Ada sangat banyak pilihan sistem operasi yang bisa anda gunakan. Umumnya sistem operasi lain sangat jarang dijangkiti virus.

UbuntuUntuk para pekerja Office, anda bisa gunakan Ubuntu Linux. Sistem operasi tersebut gratis dan sangat mudah dipergunakan. Sudah menyertakan paket-paket standar untuk keperluan browsing Internet, email, dan membuat berbagai macam dokumen. Ada pula program-program hiburan semacam game, media player, dan music player.

B yte, Kbyte, Megabyte, dst..

ini hasil copas ane dari forum sebelah, mav kalo repost moga berguna buat yang yang baca...

Bit adalah unit data terkecil yang dipergunakan komputer. Bit bisa dipakai untuk melambangkan dua macam data atau informasi, seperti ya atau tidak. Data-data yang bisa dijumpai sehari-hari memiliki banyak bentuk, antara lain: suara, huruf, angka, foto, gambar, film dan lain sebagainya.

Setiap angka 0 dan 1 biasa disebut Bit. Bit adalah singkatan dari Binary Digit. Kata Binary- yang berarti dua atau sepasang- diambil dari nama Binary Number System (Sistem Bilangan Biner). Binary Number System adalah salah satu sistem bilangan yang dipakai komputer yang hanya menggunakan dua simbol bilangan untuk mewakili suatu besaran nilai yaitu 0 dan 1. Berbeda dengan manusia yang menggunakan sistem bilangan desimal yang terdiri dari 10 simbol bilangan : 0-9.

Delapan Bit sama dengan 1 Byte yang bisa melambangkan 256 satuan informasi, seperti angka atau kombinasi angka dan huruf. 1 Byte kira-kira sama dengan satu karakter. 10 Byte kira-kira sama dengan satu kata. Dan 100 Byte kira-kira sama dengan satu kalimat sederhana.

1000 Byte (tepatnya 1.024 Byte tergantung defenisi satuan yang dipakai) setara dengan 1 Kilobyte yang kira-kira sama dengan satu paragrap dari tulisan yang sedang anda baca, dan 100 kilobyte kurang lebih sama dengan satu halaman penuh.

1000 Kilobyte sama dengan1 Megabyte. Pada masa-masa awal dunia perkomputeran, 1 Megabyte adalah jumlah data yang sangat besar. Namun pada hari ini komputer dengan hard drive 80 Gigabyte merupakan hal yang biasa, 1 Megabyte tidak lagi dianggap sebagai ukuran yang sangat besar. Sebuah floppy disk tua yang berukuran 3 1/2 inci sanggup menampung 1,44 Megabyte atau setara dengan muatan sebuah buku tulis kecil. 100 Megabyte bisa menampung sejumlah ensiklopedia.

1000 Megabyte kira-kira sama dengan1 Gigabyte. 1 Gigabyte adalah istilah yang sangat umum yang dipakai pada saat ini ketika berbicara tentang kapasitas sebuah disket atau drive storage. 1 Gigabyte data hampir sama dengan dua kali jumlah data yang bisa ditampung sebuah CD-ROM, atau seribu kali lipat kapasitas sebuah disket 3 1/2 inci. 1 Gigabyte sanggup menampung isi dari seluruh buku di atas rak sepanjang sepuluh yar. 100 Gigabyte bisa menampung isi satu lantai perpustakaan berisi jurnal akademis.

1000 Gigabyte sama dengan 1 Terabyte atau 1 triliun Byte. Untuk saat ini Terabyte belum termasuk istilah yang biasa digunakan. Sekedar gambaran, 1 Terabyte bisa menampung 3,6 juta image atau kira-kira 300 jam rekaman video berkulitas baik. 1 Terabyte sanggup menampung 1000 kopi Encyclopedia Britannica.

1000 Terabyte sama dengan satu Petabyte atau satu juta Gigabyte. Sulit untuk membayangkan besarnya jumlah data yang dapat ditampung oleh satu Petabyte. Satu Petabyte bisa menyimpan isi dari dua puluh juta buah filing cabinet ( lemari penyimpan data) empat pintu dengan muatan penuh, atau lima ratus milyar lembar teks yang sudah dicetak. Sementara untuk menyimpan data dengan jumlah tersebut kita membutuhkan lima ratus juta disket biasa.

1000 Petabyte lebih kurang sama dengan satu Exabyte atau satu milyar Gigabyte. Tidak begitu banyak satuan ukuran perbandingan yang dapat menggambarkan satu Exabyte. Sampai-sampai dikatakan bahwa 5 Exabyte sama dengan jumlah seluruh kata-kata yang pernah diucapkan manusia.

1.000 Exabyte kira-kira sama dengan satu Zettabyte. Sampai sekarang belum ada satuan ukuran yang dapat menggambarkan satu Zettabyte, yang jelas kita membutuhkan angka satu dengan banyak nol.

1000 Zettabyte sama dengan satu Yottabyte. Lagi-lagi sangat sulit untuk menggambarkan kapasitas satu Yottabyte.

1000 Yottabyte sama dengan satu Brontobyte. Satu-satunya yang dapat dikatakan untuk menjelaskan satu Brontobyte adalah sebuah angka satu diikuti dengan 27 nol dibelakangnya.

Berikut diagram sederhana satuan ukuran besaran data:

* 1 Bit = Binary Digit
* 8 Bits = 1 Byte
* 1000 Bytes = 1 Kilobyte
* 1000 Kilobytes = 1 Megabyte
* 1000 Megabytes = 1 Gigabyte
* 1000 Gigabytes = 1 Terabyte
* 1000 Terabytes = 1 Petabyte
* 1000 Petabytes = 1 Exabyte
* 1000 Exabytes = 1 Zettabyte
* 1000 Zettabytes = 1 Yottabyte
* 1000 Yottabytes = 1 Brontobyte

http://www.latansani.co.cc/2008/05/whats-bit.html

Minggu, 21 Juni 2009

Tips Agar Kinerja Komputer Oke

Ada banyak sebab mengapa kinerja komputer menjadi lambat. Berikut ini adalah beberapa langkah dan trik yang bisa anda lakukan untuk mempercepat kinerja PC Anda.
  1. Apakah anda sebelumnya mengutak-atik setting BIOS? Coba anda masuk ke menu setting BIOS (tekan Del/F1 beberapa saat setelah PC dihidupkan) dan pilih "Load Optimal Setting", jika ada. Alternatif lain, pastikan setting "Cache Memory" dan "BIOS Cacheable" juga on. Anda juga bisa mengecek dan memastikan setting kecepatan prosesor, memori, dan bus adalah sesuai dengan spesifikasi PC anda, jika anda merasa cukup familiar dengan PC.
  2. Mungkin ada sector pada HD yang sudah sulit diakses karena dalam kondisi bad atau hampir bad. Pada sejumlah controller HD, jika head ca/tulis kebetulan harus mengakses sector2 seperti ini, maka controller akan memaksakan head baca/tulis ini untuk mengaksesnya lebih lama dan beberapa kali. Jadinya sistem secara keseluruhan seolah-olah berhenti beberapa saat. Cara penanganannya adalah dengan menggunakan fasilitasnya Windows, yaitu ScanDisk secara Thorough, atau menggunakan DiskDoctor-nya Norton, seperti yang telah anda lakukan. Alternatif lain, di sejumlah BIOS ada menu untuk melakukan "Scan Bad Sector" yang bisa digunakan untuk maksud yang sama.
  3. Pastikan tidak ada masalah dengan prosesor dan memorinya. Saat anda menyalakan PC, pastikan tidak ada pesan "warning" atau "failure" untuk kedua komponen tersebut. Coba anda non aktifkan juga setting "Enable Quick Boot", agar memori selalu dites saat PC dinyalakan.
  4. Terkadang motherboard/chipset tertentu juga membutuhkan driver tertentu agar dapat bekerja secara lebih optimal. Driver-driver seperti ini isa anda dapatkan pada situs-situs dari pembuat motherboard/chipset bersangkutan. Silahkan buka CPU anda untuk melihat merek/jenis motherboard dan chipset PC anda, kemuadian kunjungi situs tersebut, dan instal drivernya.
  5. Jika anda telah melaksanakan keempat langkah diatas maka bisa diasumsikan bahwa masalahnya sekarang tinggal yang bersifat software. Untuk sistem operasi, prosesor kelas pentium 1 dengan memori yang cukup memang bisa menjalankan Win98. Tapi jika anda ingin kinerja yang cepat, pertimbangkan memakai Win95. Pilihlah Win95 yang OSR2 (operating system release ke-2), karena memiliki driver dan utilitas yang lebih lengkap.
  6. Lakukan proses clean instal Windows-nya. Jadi format HD (backup dulu data-data yang penting), kemudian install Windows-nya. Hal ini penting agar anda mendapatkan registri dan file-file di folder Windows yang bersih.
  7. Jangan biarkan Windows mengatur sendiri virtual memorinya. Klik kanan icon My Computer, pilih Properties, Performance, Virtual Memory, dan pilih Let me specify my own virtual memori setting. Isikan di entri Minimum dan Maximum dengan angka yang sama yaitu 2 kali besar memori fisik da (64 MB. boleh juga 2.5 hingga 3 kali memori, tergantung profil kebutuhan memori sistem anda). Dengan setting seperti ini, file virtual memorinya bersifat permanen sehingga lebih cepat. Kelemahannya, jika anda menjalankan program yang rakus memori atau menjalankan banyak program, komputer bisa hang.
  8. Jangan pakai "Theme". Set wallpaper ke "none". Set kedalaman warna ke 16 bit saja, kecuali anda banyak bekerja dengan foto/grafis. Caranya, tekan Start, Control Panel, Display, dan set dari situ. Ohya, jika kartu grafis anda memakai shared memory/integrated, coba anda ke BIOS dan set "VGA Aperture"/"VGA Memory" ke 8 MB atau sekalian ke 4 MB saja. Kesemua langkah tersebut untuk menghemat memori.
  9. Setelah mengoprek hardware dan sistem operasi, sekarang giliran ke aplikasi program. Jangan pakai program terbaru, cukup yang versi agak ma saja. Misalnya, jika anda menggunakan Word, jangan pakai yang versi 2000 atau malahan XP, tapi cukup yang versi 97 saja. Word 97 ini juga memiliki kemampuan Outline, Equation Editor, Table, pembuatan daftar isi/gambar/table otomatis, Style, dan lain-lain juga, persis seperti yang dibutuhkan oleh seorang mahasiswa seperti anda. Anda juga bisa menggunakan fasilitas Master Dokumen, jika membuat dokumen yang besar seperti tesis anda. Jika anda banyak meng-attach gambar, attach sebagai picture, bukan object. Bisa juga Word anda set agar tidak menampilkan gambarnya, tapi tempatnya saja. Caranya, buka Option, Tools, View, Picture Place Holders.
  10. Jangan banyak menjalankan program/service pada PC anda. Kecuali untuk kebutuhan khusus, anda hanya memerlukan program anti virus sbg plikasi yang berjalan secara background. Untuk mematikan service2 yang berjalan dari saat restart, coba lihat setting dari program2 bersangkutan, atau klik Start, Run, ketikkan "msconfig", klik Startup, kemudian non aktifkan service2 yang tidak esensial. Karena kelihatannya anda menggunakan Norton Utilities, saya sarankan anda untuk menonaktifkan semua background programnya seperti Protected Bin, CleanSweep, NetDetect. Semuanya, kecuali anti virusnya. Karena kemungkinan anda menggunakan Office/Word juga, pastikan juga anda tidak menggunakan Office Toolbar-nya. Cukup buat icon2 Word dan lain-lain di desktop, dan jalankan programnya dari situ. Pastikan juga anda mematikan OSA.EXE. Program dari Office ini berjalan pada background dan berguna untuk mempercepat pencarian pada file2 Office. Untuk kasus anda, program ini kurang berguna dan hanya membebani PC.
  11. Terakhir, jika anda punya uang lebih, cobalah beli tambahan memori sehingga total memorinya bisa 64 MB, akan lebih baik jika lebih. Upgrade memori biasanya merupakan upgrade termurah dengan peningkatan kinerja terbesar. Kelas prosesor Pentium I biasanya menggunakan memori EDO atau SDRAM. Jenis memori ini biasanya banyak yang dijual bekas/second-hand, sehingga dengan biaya kurang dari 100 ribu rupiah, anda sudah bisa menambah memori. Untuk lebih mudahnya, cobalah ke toko komputer yang menjual komponen bekas sambil membawa CPU anda. Mintalah kepada penjualnya untuk memasangkan keping memorinya dan mengetesnya.
sumber : http://klik-kanan.com/forums